GWM Indonesia Pesta otomotif terbesar di awal tahun, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, telah resmi berakhir dengan meninggalkan sejumlah catatan manis bagi para peserta pameran. Salah satu pencapaian paling gemilang ditorehkan oleh Inchcape GWM Indonesia. Dalam gelaran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran tersebut, merek asal Tiongkok ini berhasil membukukan hampir 350 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) .
Capaian ini menandai sebuah lompatan besar bagi GWM di pasar otomotif nasional. Angka tersebut menunjukkan peningkatan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan perolehan SPK pada ajang IIMS 2025 lalu. Lonjakan signifikan ini tidak hanya menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan merek di Indonesia, tetapi juga membuktikan bahwa strategi produk yang diusung GWM berhasil menarik perhatian konsumen Tanah Air .
CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas sambutan luar biasa dari masyarakat Indonesia. Menurutnya, pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa produk-produk GWM, yang terdiri dari tiga pilar utama yaitu Tank, Haval, dan Ora, mampu diterima dengan baik di berbagai segmen pasar. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kepercayaan yang diberikan oleh konsumen .
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap seluruh lini produk GWM di IIMS 2026,” ujar Bagus Susanto dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (20/2/2026). Ia menambahkan bahwa capaian ini adalah refleksi nyata dari penerimaan positif terhadap filosofi global GWM, yaitu “All Scenarios, All Powertrains, All Users” yang berarti kendaraan untuk semua skenario, semua tipe penggerak, dan semua pengguna .
Filosofi tersebut, lanjut Bagus, diimplementasikan secara konkret melalui produk-produk yang dihadirkan. GWM berkomitmen untuk memberikan pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas urban modern, sekaligus tangguh menjawab berbagai tantangan perjalanan di negara kepulauan seperti Indonesia. Strategi ini terbukti jitu, di mana konsumen tidak lagi hanya mencari kendaraan sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai pendukung gaya hidup .
Dari total hampir 350 SPK yang diraih, jajaran SUV dari keluarga Tank terbukti menjadi primadona dan penyumbang terbesar. Model Tank 300 Diesel mencatatkan diri sebagai salah satu kontributor utama dengan performa impresif. Detailnya, varian Tank 300 4×4 menyumbang 22 persen dari total pemesanan, sementara varian 4×2 turut berkontribusi sebesar 11 persen .
Model terbaru yang baru saja diluncurkan di ajang IIMS 2026, yaitu Tank 500 Diesel, juga langsung mencuri perhatian pengunjung pameran. Premium SUV ini berhasil mencatatkan angka penjualan yang signifikan. Menariknya, varian Tank 500 4×2 menjadi yang paling banyak dipesan dengan kontribusi 22 persen, sedangkan varian 4×4 tidak kalah bersaing dengan torehan 20 persen dari total pemesanan .
Selisih tipis antara pemesanan varian 4×2 dan 4×4 pada Tank 500 Diesel menunjukkan bahwa konsumen Indonesia memiliki preferensi yang beragam. Sebagian besar mungkin lebih mengutamakan kenyamanan kelas atas dan kemewahan interior untuk penggunaan harian di perkotaan, sementara segmen lain tetap membutuhkan kemampuan off-road tangguh untuk petualangan yang lebih menantang. Hal ini membuktikan bahwa Tank 500 berhasil memenuhi ekspektasi kedua kelompok konsumen tersebut .

Baca Juga : Pakar: Ranking Universitas Rentan Manipulasi
Kesuksesan model ini semakin lengkap setelah GWM Tank 500 Diesel diganjar penghargaan prestisius “Best Big SUV” dari Dyandra Promosindo selaku penyelenggara IIMS 2026. Penghargaan ini menjadi validasi bahwa Tank 500 Diesel tidak hanya laris di pasaran, tetapi juga diakui kualitas dan keunggulannya di mata para juri serta pelaku industri otomotif .
Secara keseluruhan, sejak peluncuran perdana Tank 500 Diesel pada awal Februari lalu hingga akhir gelaran IIMS 2026, model ini telah membukukan hampir 600 pemesanan. Angka ini merupakan indikator kuat bahwa segmen SUV premium diesel masih memiliki pangsa pasar yang sehat di Indonesia, dan GWM berhasil merebut hati para konsumen di segmen tersebut .
Tak hanya mengandalkan mesin pembakaran internal, GWM juga menunjukkan tajinya di segmen kendaraan listrik. Mobil listrik andalan mereka, ORA 03, kembali mencatatkan performa positif dengan kontribusi 18 persen dari total pemesanan selama IIMS 2026. Capaian ini memperkuat posisi ORA 03 sebagai salah satu kendaraan listrik favorit masyarakat urban Indonesia yang mencari kendaraan kompak, stylish, dan ramah lingkungan .
Keberhasilan ORA 03 di IIMS 2026 ini melanjutkan tren positif yang telah dibangun sejak tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Indonesia terhadap mobilitas berbasis listrik semakin meningkat, dan GWM dinilai berhasil menyediakan produk yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. ORA 03 menjadi bukti bahwa filosofi GWM mencakup seluruh jenis powertrain, termasuk elektrifikasi .
Para pengamat otomotif menilai bahwa lonjakan penjualan GWM di IIMS 2026 ini tidak terlepas dari strategi produk yang tepat dan agresif. Dengan menghadirkan Tank 300 yang sudah mapan, lalu menyegarnya dengan peluncuran Tank 500 Diesel, serta mempertahankan daya tarik ORA 03, GWM berhasil menciptakan portofolio yang kuat dan saling melengkapi. Hal ini memungkinkan mereka untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas .
Ke depan, dengan momentum positif yang diraih di IIMS 2026, Inchcape GWM Indonesia diprediksi akan terus menggencarkan strategi pemasarannya. Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh untuk terus memperluas pangsa pasar dan memperkuat kepercayaan konsumen terhadap kualitas serta teknologi yang ditawarkan oleh GWM di Indonesia. Pabrikan optimis tren positif ini akan berlanjut sepanjang tahun 2026 .
Dengan raihan hampir 350 SPK dalam satu ajang pameran, GWM telah menegaskan diri sebagai salah satu pemain kunci yang patut diperhitungkan di industri otomotif Indonesia. Kombinasi antara desain tangguh, teknologi canggih, dan pemahaman mendalam akan kebutuhan konsumen lokal menjadi resep sukses yang membuat mereka melesat tiga kali lipat dari tahun sebelumnya